1. Author : Iin Novita Sari
2. Title : Unforgettable Time Part 2
3. Cast :
• Syakiera Crystal Kim
• Kwon Jiyong a.k.a G-Dragon
• Member BigBang
• All YG Family
*Jiyong Pov*
Berat sekali rasanya melangkahkan kaki di bandara hari ini, tidak seperti biasanya, kali ini aku benar-benar ingin mengubur diriku dalam-dalam agar tidak ada lagi orang-orang yang mengejarku. Aku bosan diburu terus, lelah menjadi rusa buruan. aku juga manusia biasa yang ingin memiliki kehidupan yang normal seperti orang lain tanpa ada yang mengganggu. Apa aku salah kalau aku juga menginginkan sebuah kebebasan?
“hyung?? Gwaenchanayo?” aku tersentak kaget saat tiba-tiba lengan Seungri merangkul pundakku
“Hm.. Gwaenchana,” ucapku berlagak santai, padahal sedari tadi mataku sudah liar mencari-cari wartawan yang pasti sudah menunggu kedatanganku.
“gogchongma oppa, uri appa sudah memerintahkan petugas bandara untuk menyegel semua pintu keluar. Jadi kau bisa bersantai untuk sementara, eo.” Chae rin berusaha untuk menenangkanku.
“oo..” sahutku lega
“oppa, apa setelah ini kau ingin menemui dengan Kiera onnie?” tanya Minzy tiba-tiba kini sudah berjalan di sampingku
“oppa tidak tau, mungkin iya, mungkin juga tidak.” Sahutku malas
“yay! Kalau begitu kenalkan aku padanya, eo?!
“Minzy-a, harus berapa kali oppa katakan kepadamu, kalau oppa sama sekali tidak mengenalnya. Lagipula belum tentu oppa akan bertemu dengannya dalam waktu dekat ini. Masih banyak yang harus kita kerjakan, arraseo!” ucapku sambil mengelus kepalanya sayang. Minzy memajukan mulut mungilnya, tanda kesal karena tak jadi berkenalan dengan model favoritnya. Donsaengku di YG yang satu ini memang luar biasa manja kepadaku. Sebenarnya bukan hanya kepadaku, tapi seluruh artis YG. Mungkin karena dia lebih muda diantara yang lainnya, jadi semua orang menyayanginya.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya kami tiba di Dorm Big Bang. Sudah bisa di tebak, banyak wartawan dan VIP yang menanti kedatangan kami. TOP hyung, daesung, Seungri terlebih dahulu turun dari pintu sebelah kiri, kontan saja semua blizt kamera kini tertuju pada mereka, sedangkan dari pintu sebelah kanan, aku dan Yongbae terburu-buru menyelinap turun dan masuk melalui pintu darurat dorm Big Bang. Ah.. lega rasanya bisa terlepas dari jerat para wartawan. Tapi tidak untuk jerat darimu, Kiera-ssi. Bersabarlah, sebentar lagi kita akan segera bertemu.
*Jiyong Pov End*
*Author Pov*
“Sekarang kau tahukan apa yang terjadi antara aku dan G-Dragon, kim Jung Sik-ssi? Ah, aku harap kau menulis artikelnya dengan bagus. Aigo, aku benar-benar sudah menguras tenagaku. Anyway, bisakah kau memperlihatkan hasil tulisanmu kepadaku sebelum menerbitkannya ke media?” Tanya Kiera dengan ekspresi polos
“ah, ye Kiera-ssi. Gomawo, tapi ada satu lagi yang ku tanyakan padamu? Apakah kau tidak keberatan?”
“tanyakanlah sesukamu.” Sahut Kiera santai
“kenapa kau bisa berubah seramah ini kepada wartawan? Bukannya kau terkenal sebagai pribadi yang sangat membenci Paparazzi? Sungguh ini sangat membuatku bingung. Sebenarnya siapa diantara kita yang benar? Kau sangat berbeda dari yang ku kira selama ini.”
Kiera hanya tersenyum menanggapi pertanyaan dan pernyataan dari seseorang yang baru dikenalnya ini.
“itu karena kau belum mengenalku. Setelah ini, kau akan lebih tahu lagi sisi lain ku yang seperti apa. Jadi bersabarlah, di waktu yang tepat aku akan memberitahukannya kepadamu.” Kiera mengedipkan matanya membuat sang reporter tersentak kaget melihat kecantikan alami yang dimiliki Kiera.
“jangan Shock begitu.” Ucap Kiera dengan nada mengejek, seraya berlalu dan meninggalkan Kim Jung Sik yang masih terpesona
Antonio terkekeh pelan kemudian menepuk-nepuk punggung sang reporter dan mengikuti Kiera berjalan menuju kelas pertamanya hari ini.
(**)
Tepat satu minggu setelah kepulangan YG Family dari USA, semua mulai berjalan kembali seperti biasa. Jadwal yang padat, ketat dan memaksa menanti di depan mata. GD memulai harinya dengan penampilan yang berbeda. Terlihat rapi dan tentu saja dengan ketampanan yang masih saja tak terbantahkan. Hari ini mereka, para member Big Bang akan melakukan sesi pemotretan untuk majalah Vough korea. GD duduk menunggu giliran untuk di foto, terlihat bosan sambil membolak-balik majalah fashion yang ditemukannya di bawah meja. Cosmopolitan edisi dua bulan yang lalu menampilkan model dengan wajah cantik nan memukau, siapa lagi kalau bukan gadis yang belakangan ini sudah merasuki hari-harinya, Syakiera Kim Denver. Gadis itu sukses membuat hatinya jungkir balik tak karuan. Entah kapan saat itu akan tiba, saat dimana ia menemui gadis itu lagi. Belakangan ini jadwalnya bertambah padat, semakin hari semakin menggila.
“Hyung.” Panggil Seungri mengagetkan Jiyong yang sedang melamun
“ao.. kau sudah selesai maknae?” Tanya Jiyong
“ne hyung, sekarang giliranmu.” Seungri terdiam sejenak, kemudian ia memberanikan diri untuk bertanya. “Hyung, belakangan ini ku perhatikan kau sedikit tidak focus dengan semua pekerjaan kita, apakah ada masalah yang membebanimu?”
“oebseo,” sahut Jiyong santai
“atau apa ini karena Kiera-ssi?”
Jiyong terdiam beberapa lama, sampai akhirnya sambil menghela napas panjang ia menjawab. “ne, ini semua karena dia. Jadi jika ada yang ingin disalahkan, maka salahkanlah dia yang sudah mengacaukan otak brilianku.” Sahut Jiyong ketus seraya berlalu menuju studio foto
Daesung yang baru saja kembali dari kamar mandi hanya bisa melongo melihat tingkah hyung-nya yang aneh.
“yak!! Maknae wae geurae?” Tanya Daesung polos
Seungri hanya mengangkat bahu sambil menghela nafas panjang, “nan molla!”
“aneh,” sahut Daesung bingung dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
Sang CEO yang mengetahui masalah yang dialami anak asuhannya memutuskan untuk mengadakan rapat dadakan untuk membahas tentang masalah ini. Tak tanggung-tanggung ia memanggil seluruh artis YG untuk menemuinya di ruang rapat. Kecuali PSY yang saat ini memang sedang berada di Amerika untuk memenuhi undangan Presiden Barack Obama. Memang berita mengenai G-Dragon dan model itu tak ada habisnya. Media seolah-olah tidak merasa bosan sama sekali dengan pemberitaan yang itu-itu saja. Tidak bisa seperti ini terus menerus, ia harus melakukan sesuatu untuk melindungi anak didiknya.
“YG appa mengadakan rapat di hari rabu? Apakah itu masuk akal?” Tanya se7en hyung pada TOP
“aku yakin, masalah kali tak akan meleset jauh dari Jiyong Hyung dan wanita cantik itu. Whoa.. aku tak habis fikir, ia menghabiskan waktu seminggu penuh tanpa henti dengan memenuhi media infotainment Korea. Dia benar-benar hebat. Andai aku bisa menjadikannya pacarku!” Seungri menengadahkan kepalanya penuh harap
Bukannya mendapatkan respon, ia malah mendapat jitakan pelan dari Minzy yang tiba-tiba sudah berjalan disampingnya
“Yakk! Oppa kira, Kiera Onnie mau dengan orang seperti oppa? Aigo, I don’t think so…” Sahut Minzy dengan nada mengejek sambil berlari dan bersembunyi di belakang Se7en menghindari amukan Seungri.
“Yak, napeun Yeoja!!!!”
Setelah semua YG family berkumpul, YG appa mulai menyuarakan apa yang hendak disampaikannya.
“jiyong-ah, kita semua tahu kalau kau adalah harta di YG Ent. Tanpa membedakan siapapun diantara kalian, masalah apapun yang terjadi di dalam YG Family adalah masalah kita bersama, sebagai orang tua kalian, aku akan melindungi kalian dari masalah apapun. Sebenarnya ini bukan masalah yang besar, hanya saja kita berurusan dengan orang yang memiliki nama besar. Jiyong-ah, apa kau percaya kalau semua berita yang bermula darimu, harus diakhiri olehmu juga?!”
“Ne, tapi apa yang harus aku lakukan? Bahkan sampai sekarang media belum berhenti memberitakan kami.” Sahut GD mulai putus asa
Kini YG appa mengarahkan pandangannya kepada artisnya yang lain. “sekarang aku meminta pendapat kalian, apa yang harus kita lakukan untuk GD? Kalian tentu sudah seperti keluarga kan? Dan kita tak bisa membiarkan GD terus-terusan merasa terbebani, ini akan berpengaruh buruk untuk performa kalian di panggung. Apalagi Jiyong baru saja mengeluarkan album baru. Kalian mengerti maksudku?”
“ye appa. Bagaimana kalau kita membawa Kiera onnie kemari dan biarkan Kiera onnie dan Jiyong oppa menyelesaikan masalah mereka.” Ucap Minzy dengan nada antusias
“ya minzy-a, oppa bahkan tidak tahu kalau Jiyong dan gadis itu memiliki masalah,” sahut TOP
“eiiy.. oppa-a, apa pikiranmu sedangkal itu? Menurut cerita yang ku dengar dari Seungri oppa, Jiyong oppa menabrak Kiera onnie sampai terguling-guling di lantai bandara. Tentu saja Kiera onnie marah dan merasa malu pada jiyong oppa, benarkan Lee Hi-a…..” ucap Minzy menggebu-gebu sambil meminta dukungan pada Lee Hi member baru di YG Ent, Lee Hi yang masih baru di YG Ent hanya manggut-manggut setuju. Lebih ke arah takut di amuk Minzy dari pada setuju sebenarnya.
Jiyong melebarkan matanya mendengar pernyataan Minzy, “Mwo??! Terguling-guling? Ya uri Yodongsaeng-ah, dia tidak terguling tapi terjatuh dan tubuhku menimpanya.” Sahut Jiyong
‘itu sama saja oppa, mungkin Kiera onnie marah padamu,”
“tentu saja dia marah, aku sudah membuatnya malu,” gumam GD pelan, “lalu apa yang harus aku lakukan sekarang, tak mungkin aku meminta maaf kepadanya lagi kan? Aku sudah melakukannya kemarin. Dia bisa besar kepala kalau aku melakukannya lagi.” Teriak Jiyong frustasi sambil mengacak-acak rambutnya, setelah ini para Hair Staylist harus bekerja keras lagi untuk merapikan rambut itu.
“Berhubung dia adalah cucu tunggal dari Chaebol negeri ini, kita tidak bisa bertindak gegabah. Semua bisa berbalik menyerang kita.” Kini giliran Taeyang yang bersuara
“CHAEBOL????!!!!!” seluruh mata kini mengarah kearah Taeyang yang terkejut karena teriakan semua orang yang ditujukan ke arahnya
“n…n..ne, kalian tidak tahu?”
“kami tidak tahu bodoh! Karena kami tidak tahu, sekarang bisa kau memberitahu kami yang tidak tahu ini?” teriak Bommie nuna frustasi dengan bahasa yang berbelit belit
“oh.. gadis itu adalah cucu dari Mr. Kim Suk Ki,” ucap Taeyang sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. Menyadari semua mata menatapnya bingung, Taeyang menggeleng gelengkan kepalanya,
“Oh-oh jangan bilang kalau kalian tidak mengetahui Kim Suk Ki, namanya sering muncul di majalah Bisnis.
“Maksudmu, apakah dia Kim Suk Ki pemilik……………..” sahut YG appa dengan nada terkejut
“yup, you’re right! Kim Suk Ki Sajang-nim pendiri sekaligus CEO dari Silicomtech dan juga pemilik KSK resort. Resort taraf internasional yang sekarang sedang membuka cabangnya di pulau Jeju. Gadis itu juga tercatat sebagai pewaris tunggal dari Denver Group, salah satu perusahaan besar di UK yang bergerak di bidang Real Estate dan Hotel, sekarang sebahagian saham dari perusahaan besar itu dipegang oleh ibunya yang notabene adalah anak tunggal dari Alexander Denver, pengusaha sukses asal Spanyol. Dan ada kemungkinan besar, Syakiera Kim Denver akan menjadi pewaris tunggal dari dua perusahaan besar sekaligus. Denver Group dan KSK Group! Tapi sepertinya kedua orang tua Syakiera tidak mau terlalu ambil pusing dengan pilihan anak mereka yang lebih memilih berkecimpung di dunia Entertaiment dari pada Bisnis, atau mungkin karena Syakiera adalah anak dan cucu satu-satunya di keluarga mereka, jadi mereka semua lebih bersikap membebaskan tapi cenderung overprotectif terhadap semua kegiatannya. Bebas tapi tetap dalam zona aman. Oleh karena itu gadis itu di kenal sebagai model yang selalu lolos dari aksi Paparazzi, dan itu semua pasti karena campur tangan kakeknya, Mr. Denver. Syakiera Kim Denver adalah gadis dengan otak brilian, saat ini ia sedang melanjutkan sekolah S2-nya di Cambridge University jurusan Art and Design dan kabar terakhir yang ku dengar, setelah ia memutuskan untuk pindah ke Korea Kim Suk Ki Sajang-nim yang juga seorang Profesor di sana memasukkannya ke Korea University dengan mengambil jurusan yang sama.” Taeyang mengakhiri pidato panjangnya dengan semangat berapi-api dan nafas tersengal-sengal
“Whoaaa… daebak! Pantas saja dalam setiap sesi wawancara Kiera onnie lebih terlihat elegan dan manis. Ternyata dia sudah terdidik menjadi anak yang tertib akan tata karma. Tipikal anak orang kaya. Oppa , kau benar-benar penggila fashion ya… sampai-sampai kau mengetahui segala seluk beluk kehidupan Kiera Onnie seperti itu,” sahut Minzy tak kalah antusias
Taeyang mengangguk membenarkan kemudian tangannya mengambil minuman yang ada di depan Daesung lalu meneguknya banyak-banyak
“Yakk!! Hyung, itu minumku!” teriak Daesung
“or creepy,” Sahut Jiyong sinis yang langsung diaminkan oleh TOP dan Se7en
“Yaa.. Yongbae-a, apa kau benar seorang artis?” Tanya TOP
“Waeyo hyung?”
“karena kau terlihat lebih seperti mata-mata dari pada artis! Atau jangan-jangan kau itu mata-mata Korea Utara, Yakk!! Cepat tunjukkan kartu tanda pengenalmu” sahut Se7en
Taeyang menggerutu mendengar ejekan hyung-hyung-nya, kemudian tak berapa lama terdengar tawa dari dalam ruang rapat YG Family
“baiklah, kurasa hanya ada satu solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi GD saat ini,” ucap YG appa sambil memutar-mutar pena yang berada ditangannya
“Apa itu?” Tanya Bommie dan Dara bersamaan
Namun tiba-tiba, belum sempat YG appa melanjutkan ucapannya seorang Security YG Building berlari memasuki ruang rapat.
“Sajang-nim, jweseonghamnida!” teriaknya
“Ne.. wae Geurae??! Neo gwaenchana?!” sahut YG appa dengan mata melotot dengan shock yang dibuat-buat sok dramatis, membuat semua yang ada di ruangan rapat itu tertawa riuh.
“Aaissh… Sajang-nim, saya serius. Di..di luar a..a..ada….” dengan terbata-bata security itu menunjukkan tangannya kearah luar
“Nugu-ya?” Tanya Gummy yang ikut penasaran akhirnya mengeluarkan suara
“ii..iitu.. di luar ada sajang-nim.” Ucapnya putus asa
“Yak… Sajang-nim disini, kau tidak melihatnya, eo? Neo paboya!” sindir CL geram
“Chae Rin-ah..” tegur YG appa bijak, “lanjutkan….”
“Aiiisssh… Chae rin-ssi… saya serius. Sajang-nim, diluar ada sajang-nim yang lain,” sahutnya tenang saat mulai berbicara dengan normal lagi sambil tangannya menunjuk kearah luar
“Mworaguyo? Nugu? Soo Man-ssi? Kenapa dia tidak memberitahuku dulu kalau akan ke YG/” YG appa terkejut seraya bangkit dari kursinya
Semua yang berada diruang rapat mengalihkan pandangannya kearah pintu. Jenggg… jenggg… jenggg… seperti gerakan slow motion masuklah beberapa orang yang tak terduga-duga. Mata seluruh anggota YG Family hampir keluar dari rongganya demi melihat siapa yang baru saja datang. Tak terkecuali GD yang hampir saja terjatuh dari kursinya.
*Author Pov End*
*
*Kiera Pov*
Aku membolak-balik tubuhku dengan gelisah. Jam sudah menunjukkan angka 2 pagi, namun tetap saja mata ini belum bisa terpejam. Hal ini dikarenakan apa yang terjadi saat makan siang tadi bersama harabojji.
*flashback Pov*
“Kiera-ah, apa kau tega meninggalkanku lagi seorang diri di sini? Kau tidak kasihan kepadaku? Aku ini sudah tua nak, jangan kau siksa lagi tubuh tuaku ini, eo,” Harabojji menyuarakan apa yang ingin dikatakannya sejak mengetahui keinginan cucunya yang tak mungkin bisa dikabulkannya.
“Aiish.. harabojji, aku bukannya akan pergi jauh. Aku berjanji akan kembali secepat mungkin, aku sudah seratus persen membulatkan tekatku untuk menetap dan tinggal di Korea. Jadi kau bisa mempercayaiku, eo. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu,” sahut Kiera sambil menggenggam tangan kakeknya
“iya tapi kau akan meninggalkanku lagi. Demi Tuhan kiera-ah, kau baru datang sepuluh hari yang lalu, tapi kini kau berniat ingin pergi lagi?” Tanya Harabojji putus asa
“harabojji, ku mohon mengertilah. Aku pergi hanya untuk meredakan berita yang kian hari semakin memanas. Kau tahu, hampir seminggu penuh Paparazzi menungguku di depan rumah kita. Mengikutiku hampir setiap jam. Aku hanya tak ingin sesuatu terjadi padamu, kau bisa mempercayaiku kan?”
Sekarang Harabojji yang balik menggenggam tanganku erat. “sekarang aku yang akan bertanya padamu nak! Apa kau masih mau mempercayaiku?”
“I always trusting you!” Sahutku
“Bagus. sekarang yang harus kau lakukan, buang jauh-jauh pikiranmu untuk mencoba pergi dariku dan mulailah persiapkan dirimu untuk besok.” Harabojji menatap mataku dengan tekad yang bulat, aku merasa harabojji seperti merencanakan sesuatu, tapi apa?
“Harabojji, apa yang akan kau lakukan? Aku tidak akan membiarkanmu menghadapi Paparazzi seorang diri. Kau kira kau itu masih muda? Kau itu sudah tua! Walaupun seribu orang bodyguard berdiri menamengimu, tetap saja kau sudah tua,” ucapku tersenyum mengejek
“Yakk! Anak nakal, kau meremehkan otak brilianku nak?!” kemudian ia membalas senyumku, wajah tuanya masih terlihat tampan walaupun sudah tergerus usia yang semakin menua.
“Besok, pakailah baju terbaikmu. Kita selesaikan masalah ini bersama-sama. Kau mengerti?! Dan ku harap kau mendengar kata-kataku ini baik-baik nak, aku tak akan pernah membiarkanmu sendirian walaupun aku harus berkorban nyawa untukmu aku tak akan mempermasalahkannya. Dan ingat, jangan pernah berkata akan meninggalkanku lagi hanya karena masalah kecil seperti ini, karena itu benar-benar menyakiti hatiku. araseo?!!” ucapnya tegas sambil mengelus-ngelus puncak kepalaku
Aku benar-benar terharu mendengar apa yang baru saja di ucapkan harabojji, sungguh aku sama sekali tidak bermaksud untuk meninggalkan harabojji sendiri. Aku sangat menyayanginya sama seperti aku menyayangi kedua orang tuaku dan Grandpa Denver. Huf.. mianheyo harabojji, aku sudah menyakiti hatimu, aku berjanji akan selalu menjaga dan melindungimu sama seperti kau yang melindungiku harabojji, Tekadku dalam hati.
“ne.. mianheyo harabojji, aku berjanji tidak akan membuatmu kecewa lagi. I promise! Geundae, kau mengatakan akan melakukan sesuatu untuk menyelasaikan masalahku dan G-Dragon, bagaimana kau akan melakukannya?” tanyaku sedikit penasaran
Harabojji tersenyum menenangkan “kau masih percaya padaku kan?” lagi-lagi pria tua yang tampan ini mengajukan pertanyaan yang sama, tak ingin mengecewakannya lebih dalam dengan yakin aku menganggukkan kepalaku.
“Besok kita ke YG Entertainment.” Sahut harabojji santai sambil kembali meneguk kopi pahit kesukaannya.
Bruuussssh
Minuman yang sudah hampir masuk ke tenggorokan kini tersembur keluar membasahi meja di depanku, sontak saja Park ajusshi yang sedari tadi berdiri diam di sampingku terkejut dan segera memanggil beberapa pelayan
“Agashi, gwaenchanayo?”
“Hmm.. Gwaenchana. Mungkin harabojji yang sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja saat ini. Panggilkan dokter untuknya ajusshi” ucapku sinis
Park Ajusshi hanya tersenyum simpul menanggapi ucapanku yang sudah pasti bukan dengan maksud bersungguh-sungguh
“kau bilang kau akan memercayaiku?! Cuma ini satu-satunya cara untuk meredakan gossip yang kian memanas sayang, dan kau tahu itu. Aku yakin pihak mereka juga ingin melakukan hal yang sama, namun mereka terlalu takut untuk memulai. Mereka sedang menjaga diri dari luka.”
“Yeah I know, but I think….” Belum sempat aku melanjutkan kata-katamu harabojji sudah memotong kalimatku
“Don’t Think! Just do it and you have to trust me.”
“I do, but…….”
“Geumanhae Chagi-a.. I don’t want to hear that again. Selain itu, ada satu kabar baik yang harus kau dengar,”
Aku yang masih kesal hanya mengerucutkan bibir mungilku. Menolak untuk melihat harabojji sambil menyilangkan kaki jenjangku dan menatap ke arah jendela yang memiliki dua empat kaca besar yang mengarah langsung ke taman yang luas dan sebuah kolam buatan yang cukup lebar.
“sayang, kau mau mendengarnya atau tidak?”
“Hmmm…” sahutku sinis, Harabojji tersenyum melihat sikap manjaku kambuh disaat yang tidak tepat
“Tentang rumah yang kau katakan, aku sudah membelikannya untukmu. Sebagai hadiah selamat datang,. Jangan protes atau mengeluh!” tegasnya
Dengan penuh semangat aku kembali menghadap ke arah harabojji sambil menunjukkan aegyo terbaik yang kumiliki sontak saja membuat harabojji tersenyum geli demi melihat tingkahku yang kekanak-kanakan
“benarkah? Dan apa aku terlihat menolak?” tanyaku antusias yang langsung disambut tawa renyah dari Harabojji
“ehem… tapi ada syaratnya? Apa kau setuju?”
“iya aku setuju!” ucapku terlalu antusias memikirkan betapa menyenangkan dan menariknya rencana renovasi rumah yang akan ku design sendiri tanpa mendengarkan dulu apa persyaratan yang dibuat oleh Harabojji, dan pada akhirnya membuatku menyesal dan uring-uringan.
“aigo.. kau penurut sekali Chagi-a. baiklah, syaratnya adalah……………”
*Flashback Pov End*
*Author Pov*
Kim Sajang-nim melangkah masuk ke ruangan rapat di ikuti Kiera yang berpenampilan sangat memukau, modis dan elegan. Berhubung udara di korea sedang dingin, Kiera memakai Jaket model Rajut Hitam Besar dengan Hoodie yang di hiasi ratusan butir batu Svarowsky yang hampir menutupi seluruh kepalanya, Kaca Mata hitam besar kembali membingkai mata indahnya. Untuk apa berpakaian bagus kalau yang dikunjunginya adalah lelaki yang selama sepuluh hari ini berhasil membuatnya tak karuan. Ini lebih parah dari pada ia yang di gosipkan sedang berkencan dengan Lionel Messi ataupun Prince Harry. Netizen Korea membuatnya terperangah. Fanatik dan gila.
Park ajusshi, Antonio dan 2 orang ajudan Mr. Kim juga mengikuti dibelakang mereka sambil menenteng sebuah Tas yang Kiera tak yakin apa itu isinya.
“Anyeonghaseyo Yang hyun Suk Sajang-nim,” sapa Mr. Kim ramah
YG Appa yang terkejut tak menyangka karena mendapatkan kunjungan tak terduga dari seorang kolongmerat sontak berdiri dengan terburu-buru
“eo.. Anyeonghaseyo.” Seraya langsung membungkuk hormat “bukankah anda kim Suk Ki sajang-nim?” kemudian matanya beralih kearah kiera yang masih diam mematung di belakang Kakeknya, “dan tentu saja cucu anda yang cantik, Syakiera Kim Denver! Wah…apa yang membawa anda kemari kim Sajang?” Tanya Yg appa berusaha berbasa-basi
“maaf mengganggumu, sepertinya kami datang di saat yang tidak tepat, eo?”
“Aniyo, sebenarnya hanya kami sedang membahas…….”
“Kiera?” potong Mr. Kim langsung sambil menepuk-nepuk punggung Kiera. Kiera langsung menjauh untuk menghindari pukulan lembut kakeknya dan untuk pertama kalinya setelah kejadian itu mata Kiera dan Jiyong kembali beradu membuat keduanya sama-sama salah tingkah. Kiera semakin menyurukkan kedua tangannya ke dalam kantong jaket rajut kebesarannya sambil membuang muka-nya kearah Antonio yang menatapnya sambil tersenyum mengejek, sedangkan Jiyong Harus pura-pura memijat-mijat keningnya yang sama sekali tidak sakit untuk menyamarkan rasa gugupnya
Namun hal itu tak luput dari mata-mata jeli seluruh anggota YG family. Membuat mereka menggulum senyum simpul akan insiden kecil yang baru saja terjadi.
“Ah.. itu sebenarnya……”
“Bisakah kami mengikuti rapat kalian? Itu juga hal yang ingin ku bahas denganmu hyun Suk-ssi dan itulah tujuanku datang kemari. Bolehkah?”
“Ah… Syukurlah. Kami hampir putus asa menghadapi masalah ini!”
“ini bukan masalah besar kalau diselesaikan dengan bijak. Benarkan Nak?!” Tanya Mr. Kim Langsung pada Kiera. Yang ditanya hanya menunjukkan ekspresi datar tak mengubris sedikitpun.
“ne… baiklah silahkan duduk Kim Sajang. Ah, suatu kehormatan mendapatkan kunjungan langsung dari anda,” YG appa berusaha mencairkan suasana
“Eeiiiy. Kau terlalu melebih-lebihkan, omong-omong, inikah para artis dari YG Entertainment? Wah… tampan-tampan dan cantik-cantik sekali ya. Dan mereka juga berbakat. Pantas saja anak-anak muda itu selalu berteriak-teriak jika melihat mereka.” Ucap Mr. Kim sambil tertawa keras
Kiera mendengus napas kesal melihat tingkah konyol kakeknya yang kekanak-kanakan. Tapi di balik kaca mata hitamnya, matanya tak lekang menatap sosok pria dengan model rambut yang selalu berbeda dari hari ke hari, hari ini rambutnya seperti permen gula kapas. Sebelah hitam dan sebelah lagi bewarna pink. Begitupun dengan Jiyong walaupun tidak secara langsung, namun sesekali kembali terlihat matanya melirik kearah Kiera. Keduanya terlihat sudah tidak sabar untuk saling bertemu untuk pertama kalinya sejak kejadian di bandara itu terjadi
Demi menyadari cucunya yang sedari tadi diam, Mr. kim menegur lembut cucu kesayangannya itu, “ah.. aku hampir lupa, Kiera-ah, apa kau tak mau memperkenalkan dirimu dihadapan mereka? Kau ini gadis yang beruntung bisa bertemu langsung dengan artis-artis papan atas korea Selatan. Ayo bergembiralah dan beri salam terbaikmu kepada mereka dan buka hoodie-mu itu, di sini tidak ada wartawan chagi-a,”
Semua yang ada di dalam ruangan rapat tersenyum simpul menanggapi gurauan Mr. Kim termasuk Yg appa
“ah benar sekali, Kiera-ssi. Bukankah ini pertama kalinya kita bertemu?” ucap Yg appa sambil tersenyum hangat
Kiera menghela napas kemudian membuka Hoodie dan kaca mata yang menutupi wajah indahnya, sambil menunjukkan senyum terbaiknya. Kiera memperkenalkan namanya untuk pertama kali di depan semua anggota YG Fam.
“Anyeong Haseyo, Choneun Syakiera Crystal Kim Imnida. Bhangapsemnida.” Sambil membungkukkan badannya Kiera berhasil membuat semua orang terpesona dengan wajah cantik dan suara merdunya
“Anyeong…” sahut GD, spontan seluruh mata melirik ke arahnya. Seungri malah terang-terangan menepuk-nepuk pundak hyung-nya sambil mengangguk-anggukkan kepalanya seolah-olah ingin mengatakan ‘Bagus Hyung, aku bangga padamu’
“aah.. Geurae, hanja… Hanjaseyo.” YD appa mempersilahkan Kiera dan Mr. Kim untuk duduk
“Ah ye.. Khamsahamnida.” Mr. Kim mengambil kursi tepat di sebelah G-Dragon sedangkan Kiera mengambil Kursi di sebelah Park Bom. Namun tiba-tiba Mr. Kim berdiri dari bangkunya dan berujar yang di tujukan kepada Kiera
“Ah.. Chagi-a,”
Kiera yang baru saja duduk sontak menoleh ke arah kakeknya, “ne..?”
Kemudian Mr. Kim tersenyum cerah, “Kau tak mau duduk di sebelah sini? Di sampingku ada G-Dragon-ssi, pasti menyenangkan kalau kalian di adili sambil duduk bersebelahan,”
Merasa disindir Jiyong tersenyum kecut, TOP memukul lengan Jiyong sambil tersenyum mengejek
“Kim sajang benar, Kiera-ssi kau seharusnya duduk di sebelah Jiyong Hyung. Jadi kami bisa mengadili kalian secara bersama-sama,” sahut Seungri girang
“yak, oppa… Kiera onnie tidak bersalah, yang bersalah justru Jiyong oppa,” bela Minzy
“ I’m not a crime.” Cibir Kiera dengan nada sinis
“Yak! Sudah kubilang, gunakan bahasa Korea saat kau berada di Korea. Arra?!”
“Hmmm.” Sahut Kiera kesal sambil menyilangkan kedua tangannya didada, bibir mungilnya mengerucut. Membuat Jiyong semakin gemas melihat ulah manja gadis di depannya ini
“Ah baiklah… Kim Sajang, kami sangat bersyukur anda sudah mau menyibukkan diri untuk datang ke kantor kami di sela jadwal sibuk anda,”
“Yeah.. me too” gumam Kiera pelan. Mr. Kim berdeham pelan sekadar untuk mengingatkan cucunya
YG appa tersenyum simpul kemudian melanjutkan, “kami sangat berterima kasih kalau anda dan Kiera-ssi mau dan bersedia untuk memikirkan jalan keluar apa yang harus kita tempuh untuk menyelesaikan masalah ini dan sudah pasti anggota YG Family yang lain pasti bersedia membantu mereka. Ah… hampir saja saya lupa, sebelum itu mari perkenalkan mereka adalah orang-orang terbaik yang dimiliki YG Entertainment. Mungkin anda sudah mengenal beberapa, G-Dragon, TOP, Seungri, Taeyang, dan Daesung dari BigBang,”
Mereka membungkuk memperkenalkan diri ke arah Mr. Kim. Sebagai Leader Boyband-nya Jiyong berdiri dan memperkenalkan semua anggota Big Bang satu persatu
Kemudian seluruh anggota YG family mulai memperkenalkan nama mereka masing-masing., yang disambut Mr. Kim dengan senyuman hangat.
“sebenarnya tak ada yang perlu dipermasalahkan dari pertemuan antara Kiera-ssi dan Jiyong. Semua orang malah sudah tahu kalau mereka bertemu secara tidak sengaja dan tak ada yang aneh dengan itu semua. Hanya saja Paparazzi selalu berusaha menghubung-hubungkan sesuatu yang sedari awal memang sudah terpisah.
“yah.. itu juga yang ada dipikiranku saat ini, aku ini sudah tua, tubuh rentaku tak memungkinkan diriku untuk terus-menerus melindungi cucuku yang satu ini. Aiiissh.. aku tak habis fikir apa yang ada dipikiran Appa dan omma-nya saat mengijinkannya memasuki zona seperti ini…”
“Eiiiy, harabojji, kau fikir aku sedang perang? kenapa kau sedangkal itu heh? Dengan segenap tenaga dan keringat, tubuh ini melangkah berusaha mencapai puncak, setelah di puncak, kau fikir aku sudi untuk turun segampang itu? Oh.. c’mon, I don’t think so! Hanya 0.2 % manusia yang mampu berada di posisi kami, dan kau sudah tahu itu dengan pasti kan? Semua orang ingin ada di posisiku….” Sifat keras kepala Kiera kembali muncul mendengar ucapan kakeknya barusan
“Lalu apa yang harus kulakukan? Kau ingin aku membiarkanmu menghadapi ulat-ulat itu seorang diri?” Mr. Kim mendengus dengan nada meremehkan
“karena ulat-ulat itu aku seperti ini. Tak bisakah kau hanya memercayaiku? Aku sudah berjanji padamu untuk tidak akan meninggalkanmu lagi, aku akan menetap di Korea dan menjadi warga Korea yang sebenarnya, seperti keinginanmu selama ini, apakah itu belum membuatmu puas? Aku bahkan sudah mengirimkan seluruh barang-barangku dari Uk dan USA ke Korea,”
Baru saja mulai rapat ini mulai terasa a lot, mr. Kim yang ngotot di adu dengan Kiera yang keras kepala dan jalan tengah satu-satunnya adalah Yang Hyun Suk sajang-nim
“Ah begini… Kiera-ssi benar. Bukan bermaksud untuk menggurui anda, tetapi pilihan yang terbaik dari segala yang terbaik adalah pilihan yang memperoleh restu. Dan itu sangat berpengaruh. Kiera-ssi sudah memiliki nama yang sangat besar. Yah benar, semua orang menginginkan posisinya. Begitupun dengan anak didikku, kau pasti sudah mendengar beberapa skandal mengenai mereka bukan? Tapi dukungan keluarga dan seluruh teman membuat semuanya baik-baik saja, dan kau harus percaya itu, Kim Sajang!” sahut YG appa berusaha menengahi perselisihan yang terjadi
“Kim Sajang-nim, anda tidak perlu khawatir, Aku dan Kiera-ssi akan menyelesaikan masalah ini. Kami akan menyelesaikannya. Benarkan?” akhirnya GD membuka suaranya, sambil memandangi Kiera.
“ne.. Jiyong-ssi dan aku akan menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Harabojji, aku mohon, tak ada yang perlu kau khawatirkan,eoh?! Semua akan baik-baik saja.
Mr. Kim menghela napas panjang, kemudian berdiri seolah-olah ingin meninggalkan ruang rapat. Sontak saja membuat semua orang berdiri termasuk Kiera dan Jiyong
“Geurae,. Aku hanya akan membuat satu permintaan padamu Yang hyun Suk sajang-nim, yang pertama dan terakhir.”
Kini semua memandang YG appa dan Mr. Kim secara bergantian dengan pandangan bingung bercampur penasaran
“kalau memang ada yang bisa saya bantu dan itu membuat anda tenang, saya akan berusaha untuk membantunya.” Sahut YG appa mantap
“Ne… aku hanya ingin cucuku aman selama berada di Korea,” Mr. Kim meminta sesuatu dari Antonio, dan Antonio memberikan Tablet PC-nya kepada Kakek Kiera. “ Kiera memiliki segudang Jadwal yang sudah menunggunya hingga delapan bulan ke depan, sebagian masih bisa di batalkan kalau memang tidak memungkinkan untuk dilakukan dan ada satu masalah penting yang tidak bisa ku awasi sendiri, tiga minggu dari sekarang pihak Universal Picture dari USA yang menangani film terbaru Fast and Farious 6 akan datang ke Korea dan meminta secara langsung kepada Kiera untuk melakukan Casting. Mereka sudah beberapa kali memintanya kepada Kiera, tapi cucuku masih belum memberikan jawaban Karena ia secara mengejutkan terpilih untuk memerankan tokoh dalam film tersebut, dan kurasa mereka sama sekali tidak terlihat kehilangan akal, sampai - sampai mereka rela untuk datang langsung ke sini. Dan ini sudah pasti proyek jutaan Dolar atau miliyaran Won. Selesai mengucapkan semua jadwal Kiera, mr. Kim mendengus pelan
Kini seluruh anggota YG Family yang sedari awal sudah terpesona akan kecantikan Kiera semakin terperangah lagi akan prestasi luar biasa yang dimiliki Kiera.
“Ottoeke araseo?” Tanya Kiera Lebih berupa bisikan, Shock sekaligus pasrah saat mengetahui kalau ia mempunyai dua kakek yang sama-sama berkuasa dan sama-sama menyeramkan dalam mengawasinya
“Chagi-ah… apa kau kira selama ini aku, kedua orang tuamu dan Alex diam saja tanpa memperhatikanmu, hem? Semua barang mahal yang kau beli, rumah di Beverlly hills, Mansion di Bahama, Condominium di UK, satu Butik di Paris dan dua mobil yang kau sembunyikan di Sisilia, semua itu tak luput dari pantauan kami. Hah.. Mianhae Chagi, Kami punya mata dimana-mana nak,” ucap Mr. Kim sambil tertawa lebar menyadari kenyataan yang ada dan membuat Kiera mendengus kesal
“Aouh… kalian benar-benar menyeramkan.” Ucap Kiera sambil bergidik ngeri membayangkan hal-hal aneh yang dilakukan kedua kakeknya untuk mencari tahu harta kekayaannya.
“Ru..rumah, man..mansion, Co..Condominium, butik dan dua mobil?????!!!!!! Woaaah… Kiera-ssi neon jeongmal Daebakiya!!! Kau berhasil mengumpulkan harta sebanyak itu dari hasil kerja kerasmu sendiri? Woahh.. jinjja…..” teriak Daesung Histeris
“Ah.. tidak seperti itu, daesung-ssi. Hanya saja, aku buka tipe orang yang gemar berdiam diri setiap ada kesempatan, sebisa mungkin aku akan meraihnya,” ucap Kiera sambil tersenyum manis dan berusaha untuk selalu merendah
“Dan permintaanku yang sekaligus syarat yang kuajukan untuk Kiera sebagai balasan dari permohonan untuk sesuatu yang diinginkannya adalah……………”
*Author Pov End*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar